Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik TKA Matematika Jenjang SD

Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik TKA Matematika Jenjang SD/MI/Sederajat

Beritawarganet – Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik TKA Matematika Jenjang SD.

Mengenal TKA Matematika SD/MI/Sederajat: Definisi, Muatan, Kompetensi, dan Contoh Soal

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SD/MI/sederajat menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur capaian belajar murid pada jenjang pendidikan dasar. Asesmen ini dirancang untuk melihat sejauh mana peserta didik memahami konsep matematika serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui proses berpikir logis dan pemecahan masalah.

Definisi TKA Matematika SD/MI/Sederajat

TKA Matematika SD/MI/sederajat mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika. Selain itu, asesmen ini menilai kemampuan murid dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah (problem solving), baik dalam konteks matematika murni maupun situasi nyata yang dekat dengan kehidupan mereka.

Muatan TKA Matematika

Muatan TKA Matematika merujuk pada elemen kurikulum atau materi matematika yang dipelajari murid berdasarkan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Secara umum, muatan tersebut mencakup tiga elemen utama, yaitu:

  1. Bilangan

  2. Geometri dan Pengukuran

  3. Data

Ketiga elemen ini merepresentasikan kompetensi dasar matematika yang harus dikuasai murid SD/MI/sederajat.

Kompetensi yang Diukur

Pengetahuan dan keterampilan matematika dalam TKA diukur melalui permasalahan yang disajikan dalam berbagai konteks, baik konteks matematika maupun konteks keseharian. Permasalahan tersebut dapat berkaitan dengan situasi personal, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Jawaban Majas Pada Puisi Nyanyian Grimis

Secara lebih rinci, TKA Matematika SD/MI/sederajat mengukur kemampuan matematis sebagai berikut:

  • Pengetahuan matematika

  • Representasi matematis

  • Penalaran

  • Pemecahan masalah matematis

  • Koneksi matematis

Matriks Asesmen TKA Matematika

Pada elemen Bilangan, submateri yang diujikan meliputi bilangan rasional, seperti pecahan senilai, perbandingan dan pengurutan pecahan, relasi pecahan, desimal, dan persen, serta operasi hitung bilangan cacah dan pecahan. Selain itu, murid juga diuji pemahamannya tentang kelipatan, faktor, KPK, dan FPB.

Elemen Geometri dan Pengukuran mencakup objek geometri dan pengukuran. Materi yang diujikan antara lain bangun datar (segitiga, segiempat, segi banyak), bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya), visualisasi spasial, satuan panjang, berat, volume, waktu, kecepatan, keliling, luas, volume bangun ruang, sudut, serta penaksiran ukuran.

Sementara itu, elemen Data menekankan pada penyajian dan penggunaan data, seperti membaca dan menafsirkan data dalam bentuk gambar, piktogram, diagram batang, dan tabel frekuensi, serta mengambil informasi berdasarkan data yang disajikan.

Contoh Bentuk Soal dalam TKA Matematika

Soal TKA Matematika disajikan dalam berbagai bentuk, seperti pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks. Misalnya, soal yang mengaitkan operasi pecahan dengan konteks diskon harga buku atau kegiatan jual beli. Dalam contoh soal, murid diminta menghitung harga buku gambar dan buku tulis setelah diskon berdasarkan perbandingan dan perkalian bilangan pecahan.

Contoh lainnya adalah soal kontekstual tentang produksi susu kedelai yang menguji kemampuan murid dalam menghitung volume, pembagian, serta menentukan kebenaran suatu pernyataan berdasarkan data yang diberikan. Selain itu, terdapat pula soal geometri berupa visualisasi bangun ruang, seperti menentukan jumlah titik pada sisi bawah dadu berdasarkan sifat sisi berlawanan.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Sultan Hasanuddin "Ayam Jantan dari Timur"

Setiap bulan Ramadan, SD Harapan mengadakan kegiatan bakti sosial. Dalam kegiatan tersebut, sekolah membagikan paket sembako yang berisi:

  • 3 kg beras,

  • 2 bungkus gula pasir dengan berat masing-masing 5 hg,

  • 5 bungkus mi instan dengan berat setiap bungkus 85 g.

Nomor Soal: 5
Kompetensi: Memahami, mengaplikasikan, dan bernalar tingkat tinggi dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hubungan antar satuan baku berat (mg, dg, cg, g, dag, hg, kg).
Bentuk Soal: PGK (MCMA)
Kunci Jawaban: Pernyataan 1 dan Pernyataan 3

Petunjuk:
Pilihlah pernyataan yang benar sesuai dengan informasi di atas! (Jawaban benar lebih dari satu.)

Pernyataan:

  1. Total berat seluruh isi paket adalah 4.425 gram.

  2. Berat mi instan dalam paket tersebut lebih dari 0,5 kilogram.

  3. Satu kemasan gula pasir lebih berat dibandingkan seluruh mi instan.

Pembahasan

Diketahui isi paket sembako:

  • Beras = 3 kg

  • Gula pasir = 2 bungkus, masing-masing 5 hg

  • Mi instan = 5 bungkus, masing-masing 85 g

1. Mengubah semua satuan ke gram

  • 3 kg = 3.000 g

  • 1 hg = 100 g → 5 hg = 500 g
    → 2 bungkus gula = 2 × 500 g = 1.000 g

  • Mi instan = 5 × 85 g = 425 g

2. Menghitung total berat seluruh isi paket

Total berat =
3.000 g + 1.000 g + 425 g = 4.425 g

Pernyataan 1 benar karena total berat paket adalah 4.425 gram.

3. Memeriksa berat mi instan

Berat mi instan = 425 g
0,5 kg = 500 g

Karena 425 g < 500 g, maka:
Pernyataan 2 salah (berat mi instan tidak lebih dari 0,5 kg).

4. Membandingkan berat gula pasir dan mi instan

  • Berat 1 bungkus gula = 5 hg = 500 g

  • Berat seluruh mi instan = 425 g

Karena 500 g > 425 g, maka:
Pernyataan 3 benar.

Kesimpulan

Pernyataan yang benar adalah:
✔ Pernyataan 1
✔ Pernyataan 3

Jawaban yang tepat: Pernyataan 1 dan Pernyataan 3.

Penutup

Dengan cakupan materi yang luas dan kontekstual, TKA Matematika SD/MI/sederajat tidak hanya mengukur kemampuan berhitung, tetapi juga melatih murid untuk berpikir kritis, bernalar logis, dan memecahkan masalah secara sistematis. Oleh karena itu, pemahaman guru dan orang tua terhadap karakteristik TKA Matematika menjadi kunci dalam mendampingi murid agar siap menghadapi asesmen sekaligus mampu mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Scroll to Top