perangkat ajar ruang GTK

Dalam perencanaan pembelajaran, kejelasan istilah dan kemudahan akses bukan sekadar hal teknis. Keduanya sangat menentukan efektivitas guru dalam menyusun pembelajaran serta ketepatan kontributor dalam menghadirkan perangkat ajar yang relevan.

Seiring dengan penyesuaian regulasi terbaru, Ruang GTK melakukan pembaruan pada fitur Perangkat Ajar. Pembaruan ini mencakup perubahan istilah, struktur menu, hingga pengalaman pengguna agar lebih selaras dan mudah digunakan. Tujuannya sederhana: memastikan apa yang diinput oleh kontributor dan apa yang dicari oleh guru berada dalam satu kerangka yang sama.

Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Perubahan Nama Jenis Perangkat Ajar

Sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kebijakan kurikulum terbaru, terdapat perubahan istilah penting:

  • Modul Ajar → Kegiatan Intrakurikuler
    Mengacu pada pembelajaran utama sesuai struktur kurikulum dalam mata pelajaran.
  • Modul Projek → Kegiatan Kokurikuler
    Merupakan kegiatan penguatan untuk memperkaya pembelajaran, termasuk kolaborasi lintas disiplin.
Baca Juga :  Kunci Jawaban Aktivitas 6 halaman 20 dan 21 Peta IPS SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka

Perubahan ini membuat istilah dalam Ruang GTK kini lebih selaras dengan regulasi yang berlaku, sehingga memudahkan pemahaman bagi semua pengguna.

2. Perubahan Struktur Menu dan Tampilan

Struktur menu Perangkat Ajar kini disusun lebih sederhana dan terorganisasi, terdiri dari:

  • Perencanaan Pembelajaran
  • Bahan Ajar
  • Buku

Pada menu Perencanaan Pembelajaran, tersedia:

  • Kegiatan Intrakurikuler
  • Kegiatan Kokurikuler

Catatan: Kegiatan Ekstrakurikuler masih dalam tahap pengembangan.

Deskripsi layanan juga diperbarui agar lebih mencerminkan struktur dan istilah terbaru.

Dampak bagi Guru (Pengguna)

Guru kini dapat lebih mudah menemukan perangkat ajar berdasarkan kategori yang jelas dan sesuai kebutuhan.

Dampak bagi Kontributor

Penamaan menu dan istilah input disesuaikan agar konsisten dengan tampilan pengguna, sehingga:

  • Istilah yang digunakan saat input sama dengan yang dilihat guru
  • Proses input dan publikasi lebih terarah dan sistematis

3. Penyempurnaan Kegiatan Intrakurikuler

(Sebelumnya dikenal sebagai Modul Ajar)

Beberapa peningkatan fitur yang dilakukan:

Baca Juga :  Jawaban Tugas Menampilkan Seorang Tokoh dalam Drama

Untuk Kontributor

Kontributor kini dapat menginput satu kegiatan dengan lebih dari satu mata pelajaran. Hal ini mendukung perencanaan pembelajaran lintas disiplin dalam satu dokumen.

Untuk Guru

Guru dapat memfilter kegiatan berdasarkan lebih dari satu mata pelajaran, sehingga hasil pencarian menjadi lebih relevan dan fleksibel.

4. Penyempurnaan Kegiatan Kokurikuler

(Sebelumnya dikenal sebagai Modul Projek)

A. Perubahan “Tema” menjadi “Bentuk”

  • Untuk Kontributor: Wajib memilih “Bentuk” saat menginput kegiatan
  • Untuk Guru: Dapat memfilter kegiatan berdasarkan “Bentuk”

Pilihan bentuk meliputi:

  • Pembelajaran kolaboratif lintas disiplin
  • Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH)
  • Cara lainnya

B. Perubahan “Profil Pancasila” menjadi “Dimensi Profil”

  • Untuk Kontributor: Memilih dimensi profil sesuai kegiatan
  • Untuk Guru: Dapat melihat dimensi profil sebagai acuan penguatan karakter

Kesimpulan

Pembaruan Perangkat Ajar di Ruang GTK membawa sejumlah peningkatan penting, antara lain:

  • Istilah yang kini selaras dengan regulasi terbaru
  • Struktur menu yang lebih rapi dan mudah dipahami
  • Kemudahan bagi guru dalam mencari perangkat ajar
  • Fleksibilitas lebih besar bagi kontributor dalam menyusun kegiatan

Dengan pembaruan ini, guru dapat lebih mudah menemukan perangkat ajar yang relevan, sementara kontributor memiliki panduan yang lebih jelas dalam proses penyusunan.

Ruang GTK akan terus beradaptasi untuk mendukung pembelajaran yang lebih terstruktur, fleksibel, dan sesuai dengan kebijakan pendidikan yang berlaku.