Kunci Jawaban Aktivitas 13 halaman 296 Kondisi Air IPS SMA Kelas 10 Kurikulum Merdeka

Beritawarganet.com-Kunci Jawaban Aktivitas 13 halaman 296 Kondisi Air IPS SMA Kelas 10 Kurikulum Merdeka.

Kali ini, beritawarganet.com akan membahas kunci jawaban IPS SMA Kelas 10 halaman 296. Pertanyaan ini bisa warganet temukan pada buku IPS SMA Kelas 10 Kurikulum Merdeka tentang Kondisi Air. Pembahasan berikut bisa warganet simak untuk mencocokan dengan jawaban yang telah warganet kerjakan sebelumnya. Jadi, silahkan kerjakan terlebih dahulu secara mandiri ya???

Aktivitas 13

Petunjuk kerja:

• Kerjakan tugas secara berkelompok.

• Gunakan berbagai sumber belajar, data BPS daerah untuk mengerjakan tugas ini!

• Presentasikan laporan tugas di kelas.

• Bentuk laporan tugas beragam, contohnya: poster, film, presentasi Power Point (PPT) dan lain sebagainya.

• Pilihlah salah satu topik untuk mengerjakan tugas yaitu: air tanah, air hujan, sungai, danau, laut, rawa-rawa dan bentuk lainnya.

Baca Juga :  Penjelasan Lengkap Tentang Sistem Operasi Mengelola Prosesor

• Kalian dapat menggunakan 3 pendekatan geografi untuk menjelaskan tugas.

Tugas:

1. Amatilah lingkungan sekitar kalian dan identifikasi kondisi air di daerah kalian!

Jawaban:

Lokasi tempat tinggal di dataran yang lebih tinggi di desa Arena Kecamatan Kaligondang Purbalingga.

Kondisi Air pada musim kemarau kering, akibatnya pada mausim itu sumur akan kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan air warga akan mengambil di belik atau mata air dan di bantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya.

Pada musim penghujan seperti ini, kondisi Air tercukupi dan warga bisa menggunakan air tanpa harus pergi ke sumber air.

2. Analisalah keterkaitan kondisi air tersebut dengan sumber daya alam di daerah kalian!

Jawaban:

Karena kondisi air seperti yang sudah dijelaskan diatas mata pencaharian warga desa Arenan adalah menanam kelapa, dan tumbuhan tahunan. Mata pencaharian warga desa yaitu penderes yang nantinya hasilnya akan dijadikan gula aren. Selain itu, warga desa Arenan karena kondisi daerahnya memilih untuk berternak dan membuka warung.

Ada yang memiliki lahan sawah itu pun lahannya dekat dengan sumber mata air. Warga desa Arenan pun dekat dengan penambangan pasir dan menjadikan mata pencaharian mereka.

3. Analisalah bentuk aktivitas manusia di daerah kalian yang berpotensi menimbulkan bencana yang terkait dengan air! Jelaskan temuanmu!

Jawaban:

Penambangan Pasir

Aktivitas penambangan pasir dan/atau kerikil memiliki potensi untuk merusak lingkungan yang hampir sama dengan bahan galian yang lain, hal ini dikarenakan penambangan pasir dan/atau kerikil adalah penambangan yang secara teknis mudah dilakukan karena dapat dilakukan dengan peralatan yang sederhana (manual) hingga menggunakan alat berat (mekanik). Begitu pula jika ditinjau dari luas area tambang yang dapat dilakukan dari skala perorangan (<100 m2) hingga industry (>1.000 Ha). Sumberdaya yang melimpah dan dapat dieksploitasi dengan mudah sehingga tidak diperlukan modal besar untuk dapat melakukan kegiatan penambangan mengakibatkan harga bahan galian ini dinilai dengan harga murah, selain itu juga mengakibatkan penambangan pasir menjadi penambangan yang paling berkembang luas di banyak tempat di Indonesia, baik yang memilki izin (legal) maupun yang tanpa izin (illegal). Sehingga seringkali menyulitkan dalam pengawasan dan terabaikan dalam pembinaan kegiatan penambangan yang berwawasan lingkungan. Masalah lain yang dapat timbul adalah ketika penambang hanya meninggalkan kawasan penambangan tersebut begitu saja, atau hanya melakukan pemulihan sekedarnya, dan pada akhirnya dampak kerusakan lingkungan akan menjadi beban dan ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Peran Pelajar dalam Mengisi Kemerdekaan

4. Berikan pendapatmu mengenai solusi dari bencana yang terkait dengan air!

Jawaban:

Upaya Penanggulangan Kekeringan

Kekeringan merupakan salah satu bencana alam yang keberadaannya sama sekali tidak diinginkan. Sepeti halnya jenis bancana alam lainnya yang dapat diupayakan penanggulangannya, demikian halnya dengan kekeringan. Beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk menanggulangi kekeringan ini antara lain adalah sebagai berikut:

a. Menanam banyak pohon

Salah satu cara untuk dapat menanggulangi kekeringan adalah banyak menanam pepohonan. Seperti yang kita tahu bahwa salah satu fungsi pohon adalah mnyerap dan kemudian menyimpan air di dalam akarnya. Suatu saat air yang tersimpan di bawah akar pohon dan disebut dengan air tanah ini akan dapat digunakan di kemudian hari ketika musim kemarau tiba. seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa dartah yang mempunyai banyak pohon akan lebih banyak mempunyai air daripada daerah yang kurang pohon.

Baca Juga :  Dalam pembelajaran pendidikan jasmani, guru membawa miniatur lapangan sepak bola. Hal ini sebagai upaya guru

b. Membuat bendungan

Solusi kedua untuk menanggulangi kekeringan adalah dengan membuat bendungan. Bendungan merupakan salah satu cara untuk membuat air sungai tersimpan (terbendung) sehingga suatu saat dapat digunakan ketika masuarakat kekurangan air. Bendungan juga digunakan untuk mengairi sawah.

c. Menggunakan air dengan sewajarnya

Dan salah satu solusi yang dapat kita lakukan dan dimulai dari diri sendiri adalah menghemat penggunaan air. Air yang merupakan sumber daya alam harus kita hemat dan penggunaannya hanya sewajarnya saja, jangan berlebihan.

5. Buatlah peta sebaran sumber daya air di daerah kalian! (kalian dapat menggunakan data peta daring)

 

Aksi lanjutan: Kalian dapat melakukan kampanye dengan berbagai bentuk
untuk mengajak orang lain untuk mengurangi masalah air.

 

Disclaimer:

1. Kunci jawaban pada unggahan Beritawarganet tidak mutlak kebenarannya

2. Unggahan ini bisa Warganet gunakan sebagai salah satu acuan dalam mengerjakan soal bukan sebagai acuan utama

3. Kunci jawaban pada unggahan Beritawarganet mungkin akan berbeda dengan pembahasan di sekolah atau penunjang lain

Untuk mendapatkan Pembahasan Soal Kurikulum Merdeka lainnya dapat diakses melalui Beritawarganet.com.