Lamborghini Alami Kenaikan Penjualan Di Awal Tahun 2022

Berita Warganet – Lamborghini Alami Kenaikan Penjualan Di Awal Tahun 2022.  Pengiriman Mobil ini naik hampir 25 persen selama kuartal pertama. Hal ini menjadikan lonjakan penjualan pada mobil tersebut sepanjang tahun 2021.

Menjelang akhir Mei 2021 lalu, muncul kabar bahwa Volkswagen Group mendapatkan tawaran untuk menjual salah satu divisinya, Lambhorgini.

Tidak tanggung-tanggung, mereka menawarkan harga yang fantastis, 9,2 miliar dolar AS (atau sekitar Rp130 trilun) kepada Volkswagen Group. Tawaran itu diduga berasal dari grup investasi di Swiss.

Tentu ada alasan bagus bagi mereka untuk mengambil-alih pengelolaan Lambo ini.

Sebab, pabrikan yang berlokasi di Sant’Agata Bolognese, Italia, itu berkembang lebih pesat daripada sebelumnya.

Bahkan, Lamborghini mengatakan produknya sudah hampir terjual habis untuk tahun 2021, dengan 10 bulan kapasitas produksinya sudah diperhitungkan.

Hal tersebut diungkapkan CEO Lamborghini Stephan Winkelmann dalam sebuah wawancara di sela pameran mobil Milano Monza baru-baru ini, seperti dikutip dari Automotive News.

Winkelmann mengungkapkan bahwa Lambhorgini akan mengalami pertumbuhan pesat pada tahun 2021.

Baca Juga :  Rayakan HUT Semarang Tahun 2022 yang ke-501, dengan Twibbon

Itu adalah sebuah pernyataan yang berani, mengingat kita belum mencapai akhir semester pertama tahun ini. Dan tidak menutup kemungkinan juga kita asumsikan trend bagus ini akan terus berlanjut sampai memasuki tahun 2022.

Menurut pembuat supecar tersebut, angka penjualan yang kuat adalah karena sikap belanja yang bebas di antara konsumen meski berada di tengah pandemi.

 

Sebagai catatan, -Perusahaan asal Italia ini mengakhiri tahun 2020 sebagai tahun terbaik kedua yang pernah ada. Itu terlepas dari penutupan pabrik selama dua bulan karena pandemi virus corona.

Baca Juga :  Rayakan Hari Lahir Sumedang yang ke-444, dengan Twibbon

Pengiriman Lhamborgini telah melonjak hampir 25 persen selama kuartal pertama tahun 2021, menurut laporan Automotive News.

Sebagian besar kesuksesan ini juga dapat dikaitkan dengan keberhasilan penjualan SUV Lamborghini Urus.

Tetapi kita semua tahu bahwa merek premium Italia itu sedang menuju elektrifikasi seperti yang diumumkan pada bulan Mei lalu.

Untuk yang belum tahu, Lamborghini menginvestasikan 1,5 miliar euro (1,83 miliar dolar AS atau Rp26 triliun dengan nilai tukar saat ini) dalam empat tahun ke depan, untuk menggemparkan portofolio produknya.

Termasuk versi hybrid dari Lamborghini Huracan, Lamborghini Aventador, dan SUV Lamborghini Urus pada tahun 2025 mendatang.

Pada tahun 2023, perusahaan ini akan memperkenalkan produksi hybrid seri pertama untuk mengikuti Lamborghini Sian yang diproduksi secara terbatas.

 

Bagi mereka yang fanatik, jangan khawatir karena Lamborghini sudah beranji bahwa kinerja adalah “prioritas mutlak” meskipun dilakukan elektrifikasi dalam jajarannya.

Baca Juga :  5 Link Twibbon Hari Jadi Simeulue ke-23 Tahun 2022 Klik Disini

Apakah strategi ini akan berhasil dalam hal penjualan? Masih belum terlihat. Tetapi ingat bahwa 2021 akan menjadi tolok ukur yang bagus bagi Lamborghini dalam hal kesuksesan.

 

Saat ini ada 3 model mobil Lamborghini yang tersedia di Indonesia. Yaitu Varian Aventador, Varian Huracan, VarianUrus adalah mobil Lamborghini paling populer.

Lamborghini memasarkan 1 SUV (yaitu Varian Urus), 2 Coupe (Varian Aventador, Huracan) di country.

Harga

Yang termurah adalah Aventador seharga Rp 6,4 Billion dan termahal Huracan seharga Rp 8,9 Billion. Ada 5 mobil tersebut yang tersedia di Indonesia. Lihat harganya Februari 2022 di bawah ini.

Model Lamborghini Harga
Lamborghini Aventador Rp 8,7 Milyar
Lamborghini Huracan Rp 8,9 Milyar
Lamborghini Urus Rp 8,5 Milyar