Kabar gembira menyelimuti ratusan ribu tenaga pendidik di bawah naungan Kementerian Agama. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, memastikan bahwa pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah akan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa.
Abidin mengapresiasi percepatan verifikasi data yang dilakukan pemerintah, yang memungkinkan sekitar 405.438 guru madrasah menerima hak finansial mereka tepat waktu.
“Pembayaran sebelum Lebaran ini adalah bukti respons cepat Kementerian Agama terhadap aspirasi kami di DPR dan para guru yang selama ini mengandalkan honor tersebut,” ujar Abidin di Jakarta, Selasa (17/3).
Mencegah Gejolak, Membangun Kepercayaan
Menurut Abidin, ketepatan waktu dalam memenuhi hak kesejahteraan guru sangat krusial. Selain membantu kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya, hal ini juga berfungsi sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola anggaran pendidikan keagamaan.
Ia pun menegaskan bahwa Komisi VIII akan terus mengawal agar konsistensi pencairan ini terjaga pada tahap-tahap berikutnya.
Kabar Baik: Semua Guru Agama Kebagian di 2026
Tahun 2026 mencatatkan sejarah baru. Abidin mengungkapkan bahwa program TPG kini lebih inklusif. Tidak hanya menyasar guru madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI), tunjangan ini juga mencakup para pengajar agama Kristen, Katolik, Hindu, hingga Buddha.
Proses Administrasi Dikebut
Di sisi lain, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa pihaknya sedang bekerja ekstra keras menerbitkan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT).
Hingga awal Maret 2026, progresnya adalah sebagai berikut:
-
Total Guru Pemilik NRG: 405.438 orang.
-
SKAKPT Terbit: 246.449 guru (termasuk 32.081 lulusan PPG 2025).
-
Tahap Finalisasi: 158.989 guru sedang dalam proses administrasi untuk pencairan tahap selanjutnya.
“Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat penerbitan SKAKPT agar dana tersebut bisa segera masuk ke rekening para guru,” pungkas Amien.