Kunci Jawaban Masa Pergerakan Kebangsaan

Beritawarganet.com – Kunci Jawaban Masa Pergerakan Kebangsaan. Mulai akhir abad XV, bangsa Eropa berusaha melakukan penjelajahan samudra. Bangsa Eropa yang pernah melakukan penjelajahan dan penjajahan di Indonesia dimulai oleh bangsa Portugis. Bangsa Indonesia mengalami penderitaan akibat penjajahan mulai awal abad ke-17 sampai abad ke-20.

 

Pada masa penjajahan, bangsa Indonesia telah berusaha sekuat tenaga untuk mengusir penjajah dan bercita-cita menjadi bangsa yang merdeka, bebas dari penjajahan. Berbagai bentuk perlawanan terhadap penjajah yang dilakukan oleh para raja, bangsawan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dilakukan dengan cara mengangkat senjata. Namun, pada umumnya bentuk perlawanan semacam itu mengalami kegagalan. Sobat BW mengapa perlawanan yang dilakukan masyarakat Indoneisa mengalami kegagalan?

 

Adapun faktor penyebab gagalnya perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah adalah sebagai berikut.

a. Perjuangan bersifat kedaerahan.

b. Perlawanan tidak dilakukan secara serentak.

c. Masih bergantung pada pimpinan (jika pemimpin tertangkap, perlawanan terhenti).

d. Kalah dalam persenjataan.

e. Belanda menerapkan politik adu domba (devide et impera).

 

Berdasarkan pengalaman tersebut, kaum terpelajar ingin berjuang dengan cara yang lebih modern, yaitu menggunakan kekuatan organisasi. Lahirnya organisasi-organisasi tersebut menandai lahirnya masa pergerakan nasional.

 

Tahukah Kamu?

Masa pergerakan kebangsaan dibedakan menjadi 3 masa, yaitu masa awal (perkembangan) pergerakan nasional, masa radikal, dan masa moderat.

Masa Pergerakan Kebangsaan

 

Masa Awal Pergerakan Nasional (Tahun 1900-an)

pergerakan kebangsaan

Pada masa ini, lahir banyak organisasi pergerakan, seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, Muhammadiyah, dan Indische Partij (IP). Salah satu organisasi yang besar pengaruhnya terhadap pergerakan nasional adalah Budi Utomo.

Pada hari Minggu tanggal 20 Mei 1908, Sutomo beserta kawan-kawannya berkumpul di Jakarta. Mereka sepakat mendirikan Budi Utomo yang berarti “usaha mulia”.

Karena sebagai organisasi modern yang pertama kali muncul di Indonesia, pemerintah RI menetapkan tanggal berdirinya Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

 

Masa Awal Radikal (Tahun 1920-1927-an)

Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada abad ke-20 disebut masa radikal karena pergerakan-pergerakan nasional pada masa ini bersifat radikal/keras terhadap pemerintah Hindia Belanda. Mereka menggunakan asas nonkooperatif/tidak mau bekerja sama. Organisasi-organisasi yang bersifat radikal adalah Perhimpunan Indonesia (PI), Partai Komunis Indonesia (PKI), Nahdlathul Ulama (NU), Partai Nasional Indonesia (PNI).

Baca Juga :  Kunci Jawaban Aktivitas 6 halaman 20 dan 21 Peta IPS SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka

Masa Moderat (Tahun 1930-an)

 

Sejak tahun 1930, organisasi-organisasi pergerakan Indonesia mengubah taktik perjuangannya. Mereka menggunakan taktik kooperatif (bersedia bekerja sama) dengan pemerintah Hindia Belanda. Organisasi-organisasi yang berhaluan moderat antara lain Partindo 1930, PNI Baru, Partai Indonesia Raya (Parindra), Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo), dan Gabungan Politik Indonesia (Gapi).

 

Selain organisasi-organisasi di atas, masih banyak organisasi kepemudaan dan keagamaan lainnya yang ada dan berkembang pada masa itu, antara lain: Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI), Jong Islamieten Bond, Sumatra Thawalib yang lahir di Minangkabau, Persatuan Pemuda Kristen, dan Persatuan Pemuda Katholik.

 

Ayo Berlatih

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan tepat!

1. Mengapa berbagai bentuk perlawanan terhadap Belanda sering mengalami kegagalan?

Perjuangan bersifat kedaerahan dan tidak bersatu, pelawanan bersifat tradisional dan bergantung pada pemimpin daerah yang jika ditangkap mengakhiri perlawanan, keunggulan Belanda dalam bidang teknologi dan senjata, Belanda melakukan politik adu domba (devide et impera)

 

2. Bagaimanakah perubahan strategi perlawanan terhadap Belanda dilakukan oleh kaum atau golongan muda terpelajar?

Setelah masa Kebangkitan Nasional strategi perlawanan berubah dari perlawanan daerah dan bersenjata menjadi perlawanan nasional secara politik melalui organisasi modern.

 

3. Peristiwa apa yang menandai lahirnya masa pergerakan nasional?

Peristiwa yang menandai lahirnya masa Pergerakan Nasional adalah lahirnya Organisasi Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908 oleh Dr. Soetomo dan mahasiswa STOVIA lainnya atas ide dr. Wahidin Soedirohoesodo yang dianggap sebagai tonggak pergerakan nasional Indonesia.

4. Jelaskan pembagian masa pergerakan nasional!

Masa awal pergerakan nasional terjadi pada 1900-an. Pada masa awal pergenakan nasional banyak organisasi pergerakan, seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, Muhammadiyah, dan Indische Partij (IP).

Masa radikal terjadi pada 1920-1927-an. Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada tahun 1920-an disebut masa radikal karena pergerakan-pergerakan nasional pa da masa ini bersifat radikal atau keras terhadap pemerintah Hindia Belanda.

Masa Moderat terjadi pada tahun 1930-an. Sejak tahun 1930, organisasi-organisasi pergerakan Indonesia mengubah taktik perjuangannya menjadi kooperatif atau bersedia bekerja sama dengan pemerintah Hindia Belanda.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Aktivitas 17 halaman 110 Kelangkaan Sumber Daya Alam IPS SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka

 

5. Peristiwa apa yang menjadi latar belakang ditetapkannya Hari Kebangkitan Nasional? Jelaskan alasannya!

Adanya organisasi-organisasi yang digunakan golongan muda untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Ayo Menulis

Carilah sumber bacaan seperti buku, koran, majalah atau internet yang menjelaskan biografi dr. Sutomo.

1. Tuliskan secara singkat tentang perjuangan dr. Sutomo dalam menghadapi penjajah.

2. Baca dengan jelas dan berikan komentar (presentasikan) biografi dan kisah perjuangan dr. Sutomo tersebut di depan kelas.

Munculnya rasa kebangsaan Indonesia berasal dari keinginan kuat rakyat Indonesia untuk merdeka dan berdaulat. Sejak abad ke-19, mulai muncul benih-benih rasa kebangsaan atau nasionalisme bagi bangsa-bangsa di Asia dan Afrika, khususnya Indonesia.

 

Banyak faktor yang memicu munculnya rasa kebangsaan di Indonesia. Salah satunya kenangan kejayaan masa lalu. Kenangan kejayaan masa lalu, khususnya pada kejayaan Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya serta kebesaran kerajaan kerajaan Islam. Pada masa Majapahit, kerajaan itu mampu menguasai seluruh Nusantara. Adapun pada masa Sriwijaya, kerajaan mampu berkuasa di lautan karena pasukan maritimnya kuat.

 

Ayo Berdiskusi

Pada bacaan di atas, disebutkan salah satu faktor munculnya rasa kebangsaan di Indonesia. Sekarang, diskusikan bersama kelompokmu mengenai faktor faktor lain yang memicu munculnya rasa kebangsaan Indonesia. Sebagai bahan diskusi, kamu dapat mencari referensi dari buku atau artikel.

Tuliskan hasilnya pada kolom berikut

 

Tahukah Kamu?

Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan terjadi di berbagai bidang kehidupan, di antaranya sebagai berikut:

 

BIDANG PENDIDIKAN

Perkembangan pendidikan menyebabkan munculnya para cendekiawan, baik hasil dari pendidikan Barat maupun pendidikan di Indonesia. Para cendekiawan ini menjadi pelopor dan pemimpin munculnya organisasi organisasi pelajar dan mahasiswa untuk melawan penjajah, seperti dokter Sutomo dan organisasi Budi Utomo.

 

BIDANG EKONOMI

Ada upaya untuk penghapusan eksploitasi ekonomi asing. Tujuannya untuk membentuk masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

 

BIDANG POLITIK

Banyak muncul organisasi organisasi pergerakan yang menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan penjajah. Mereka ingin menghancurkan kekuasaan kolonial di Indonesia.
Mulai muncul paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi, dan pancasilaisme. Semangat nasionalisme pada masa ini digunakan sebagai paham atau ideologi bagi organisasi pergerakan, salah satunya Partai Nasional Indonesi yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

Baca Juga :  Macam Energi dan Pemanfaatannya

 

BIDANG SOSIAL & BUDAYA

Melakukan pembentukan identitas nasional, seperti penggunaan nama Indonesia untuk menyebut negara kita. Hal ini diawali oleh J.R. Logan pada tahun 1850 dan istilah Indonesiamakin populer sejak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Ada upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing sejalan dengan masuknya penjajah di Indonesia.

 

 

Bersama kelompokmu, diskusikan pengaruh dan keberlanjutan keadaan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan pada masa sekarang!

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang pendidikan

Memunculkan semangat masyarakat Indonesia untuk menuntut ilmu setinggi mungkin guna meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam perwujudan cita-cita dan pembangunan bangsa Indonesia.

 

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang ekonomi

Semakin meningkatnya taraf kehidupan masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia semakin mudah dan mendapatkan kebebasan dalam menjalankan roda perekonomian tanpa mendapat intervensi dan eksploitasi pihak asing.

 

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang politik

Telah memberikan sebuah kebebasan dalam menyampaikan pendapat, telah mempelajari berbagai macam pemahaman-pemahaman yang baru seperti nasionalisme, telah terdapat kebebasan yang dapat dinikmati hingga pada saat ini oleh seluruh masyarakat di Indonesia.

 

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang sosial dan budaya

Semakin berkembangnya kebudayaan nasional dan daerah di dunia internasional. Misalnya pengakuan batik adalah budaya Indonesia.

 

Sobat BW dengan munculnya rasa kebangsaan pada diri masyarakat Indonesia menjadikan mereka berusaha untuk menjadikan Indonesia sebagai negara merdeka dan berdaulat. Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan terjadi di berbagai bidang kehidupan yaitu bidang pendidikan, ekonomi, politik, sosial dan budaya.

Semoga bermanfaat ya..