Kunci Jawaban Matematika 9 Latihan 4.1 Halaman 212

beritawarganet.com – Kunci Jawaban Matematika 9 Latihan 4.1 Halaman 212. Pada mata pelajaran matematika kelas 9 Sobat BW akan mendapat materi tentang kekongruenan dan kesebangunan.

Kali ini, beritawarganet akan membahas kunci jawaban matematika Soal Latihan 4.1. Pertanyaan ini bisa sobat BW temukan pada buku matematika kurikulum 2013 kelas 9 halaman 212.

Kunci Jawaban Matematika 9 Latihan 4.1 Halaman 212

Pembahasan berikut bisa sobat BW simak untuk mencocokan dengan jawaban yang telah sobat BW kerjakan sebelumnya. Jadi, silahkan kerjakan terlebih dahulu secara mandiri ya!

1. Manakah di antara gambar di bawah ini yang kongruen?

Jawaban :

2. Manakah di antara gambar di bawah ini yang kongruen?

Jawaban :

3. Apakah menurutmu pensil warna pada gambar di samping ini kongruen? Jelaskan.

Jawaban :

4. Tuliskan pasangan bangun yang kongruen.

Tuliskan langkahmu menentukan bangun tersebut, digeser (translasi), diputar (rotasi), atau gabungannya?

Jawaban :

A – D – M, I – L, dan J – O

a) Bangun trapesium A dengan bangun trapesium M (diputar 180⁰)
b) Bangun segitiga I dengan bangun segitiga L (diputar 90⁰ berlawanan arah jarum jam)
f) Bangun segitiga J dengan bangun segitiga O (diputar 180⁰)

Baca Juga :  Kunci Jawaban Lembar Kerja halaman 75 Konstitusi dan UUD NRI Tahun 1945 PPKn SMA/SMK Kelas 10 Kurikulum Merdeka

5. Berikut ini adalah pasangan bangun yang kongruen. Tuliskan sisi-sisi dan sudutsudut yang bersesuaian.

Jawaban :

6. Manakah belah ketupat di bawah ini yang kongruen? Jelaskan

Jawaban

Gambar (a) dan (c) karena sisi-sisi yang bersesuaian sama panjang dan sudutsudut yang bersesuaian sama besar.

Pada gambar a , ukuran panjang 5 cm , ukuran sudut yang ada 50 derajat ,kita cari ukuran sudut yang lain , ukuran sudut yang lain = 180 – 50 = 130 derajat
Sedangkan pada gambar c , ukuran panjang 5 cm , ukuran sudut yang ada 130 derajat , kita cari ukuran sudut yang lain , ukuran sudut yang lain = 180 – 130 = 50 derajat

Sehingga  dapat kita simpulkan bahwa gambar a dan gambar c kongruen karena baik ukuran panjang maupun ukuran sudut dan bentuk bangun sama

7. Diketahui trapesium ABCD dan trapesium FEHG adalah kongruen. Jika panjang sisi AD = 12 cm, DC = 13 cm dan EF = 22 cm maka tentukan panjang EH

Jawaban
FG = AD = 12 cm
GH = DC = 13 cm
EF = AB = 22 cm
EH = 15

Baca Juga :  Kunci Jawaban Memajukan Kebudayaan Nasional

Jadi, panjang EH adalah 15 cm.

8. Jika dua gambar di samping kongruen, tentukan nilai u dan v pada gambar tersebut

Jawaban

 

9. Perhatikan dua gambar rumah tampak dari depan yang kongruen berikut ini.

Jawaban :

10. Jelaskan dan perbaikilah pernyataan yang salah berikut.

Jawaban

Dua bangun tersebut mempunyai empat sisi dan sisi-sisi yang bersesuaian sama panjang, tetapi sudut-sudut yang bersesuaian tidak sama besar, jadi dua bangun tersebut tidak kongruen.

11. Benar atau Salah

Jawaban

a. Besar ∠Z =140° (Benar)
b. Besar ∠C =40° (Benar)
c. Sisi WZ bersesuaian dengan sisi CB (Benar)
d. Keliling bangun ABCD sama dengan keliling WXYZ (Benar)
e. Luas bangun ABCD tidak sama dengan luas WXYZ (Salah)

12. Gambar di samping menunjukkan dua cara menggambar satu garis untuk membagi persegi panjang menjadi dua bangun yang kongruen. Gambarkan tiga cara lainnya

Jawaban :

13. Apakah luas dua bangun yang kongruen pasti sama? Apakah dua bangun dengan luas yang sama pasti kongruen? Jelaskan dengan gambar atau diagram untuk mendukung jawabanmu.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Proses Pembentukan NKRI

Jawaban

a) Ya, dua persegi kongruen masing-masing dengan panjang sisi 3 cm, maka luas persegi masing-masing pasti sama yaitu 9 cm².

b) Belum tentu, karena meskipun memiliki luas sama tetapi dapat dibentuk menjadi bentuk yang berbeda.

14. Berpikir Kritis

Berapa banyak segitiga sama sisi kongruen paling sedikit yang diperlukan untuk membentuk segitiga samasisi yang ukurannya lebih besar dari segitiga sama sisi semula? Demikian juga, berapa persegi kongruen paling sedikit yang diperlukan untuk menghasilkan persegi yang ukurannya lebih besar dari persegi semula? Dapatkah hasil ini diperluas untuk segi-n beraturan yang lain? Jelaskan alasanmu. Harus ditambah berapa banyak segi-n beraturan lagi supaya tetap jadi segi-n?

Jawaban

Ditambah sebanyak n – 1 bangun

Penutup

Sekian penjelasan yang bisa BW bagikan. Jangan lupa simak pembahasan-pembahasan lainnya pada unggahan BW yang lain ya sob! Semoga bermanfaat

 

Disclaimer:

1. Kunci jawaban pada unggahan BW tidak mutlak kebenarannya
2. Unggahan ini bisa sobat BW gunakan sebagai salah satu acuan dalam mengerjakan soal bukan sebagai acuan utama
3. Kunci jawaban pada unggahan BW mungkin akan berbeda dengan pembahasan di sekolah atau penunjang lain