Sejarah Penentuan Nama Kota Amlapura

Sejarah Penentuan Nama Kota Amlapura, Terinspirasi Dari Tokoh Putri

Berita Warganet Sejarah penentuan nama Kota Amlapura Kabupaten Karangasem terinspirasi dari tokoh Puri Karangasem I Dewa Karang Amla dan kota ini lahir bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1970.

Amlapura merupakan sebuah kota di provinsi Bali dan merupakan ibu kota Kabupaten Karangasem. Nama kota ini sebelumnya adalah Karangasem, namun diubah setelah meletusnya Gunung Agung pada tahun 1963.

Nama Amlapura sebagai kota Kabupaten Karangasem sebenarnya lahir dari inspirasi nama tokoh Puri di Karangasem yaitu Puri Kelodan yang terletak di kawasan Batu Aya yaitu I Dewa Karang Amla, penguasa waktu itu,” kata Anak Agung Ngurah Agung, salah satu pimpinan Puri Karangasem, Kamis.

Baca Juga :  Link Download Twibbon Hari Jadi Luwu Utara Ke-22

Apalagi, kata Ngurah Agung, kota Karangasem yang saat itu banyak pohon buah-buahan atau asam, turut mendukung nama kota itu. “Asam juga berarti amla,” katanya.

Belakangan, Agung Ngurah menjelaskan bahwa nama Amla dipersingkat menjadi nama Amlanegantun, namun akhirnya diputuskan Amlapura yang artinya Karangasem atau Kota Buah-buahan.

Selain itu, jelasnya, Kabupaten Karangasem pernah disebut Kota Lahar karena sebagian Kota Amlapura di wilayah barat yaitu Subagan pernah terkena lahar letusan gunung Agung pada tahun 1963.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Diskon 50 % Tarif Listrik PLN Sampai Juni 2021, Berikut Ketentuanya

Desa-desa di kawasan Selat Sebudi dengan kerugian materil yang tidak terhitung”, katanya. Untuk memperingati bencana tersebut, Bupati Karangasem Anak Agung Karang mendirikan simbol daerah Karangasem dengan meletusnya Gunung Agung pada tahun 1970.

Selain Gunung Agung, juga merupakan salah satu gunung di Pulau Dewata yang ditahbiskan oleh Umat ​​Hindu sebagai istana dewata dengan dibangunnya Pura Besakih yang bersumber dari surat Rsi Markandya.

“Selain berdirinya lambang daerah, nama kota Amplapura pun kemudian langsung ditetapkan sebagai kota Kabupaten Karangasem”, jelasnya.Diakuinya, sejak saat itu Karangasem memiliki ibu kota resmi dan disosialisasikan kepada publik hingga saat ini.

Baca Juga :  Sejarah Mobil Banteng Si Lamborghini

“Waktu itu daerah tidak punya kapasitas untuk membangun karena tidak ada PAD,” katanya. Dia menjelaskan, uang dari sabung ayam hanya dicari untuk pembangunan infrastruktur sosial. Dulu, masyarakat Karangasem membayar hasil panen mereka seperti kelapa, beras, pisang dan buah-buahan lainnya kepada pemerintah.

Itulah tadi penjelasan singkat tentang sejarah penentuan nama dari Kota Amlapura yang bisa sobat pelajari, Bertepatan juga di tanggal 22 Juni Amlapura memperingati hari ulang tahunnya yang ke-382, untuk memperingatinya Sobat bisa gunakan Twibbon Hari Jadi Kota Amlapura tahun 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.