keragaman suku
keragaman suku

Kunci Jawaban “Keragaman Suku Bangsa di Indonesia”

Daftar Isi

beritawarganet.com – Kunci Jawaban “Keragaman Suku Bangsa di Indonesia”. Setelah Sobat BW mempelajari tentang rumah adat, pakaian adat, dan makanan khas daerah-daerah di Indonesia tidak lengkap jika kita tidak mempelajari tentang keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia. Ada lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia, atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010. Untuk mengetahui lebih lanjut macam suku bangsa dan asal daerahnya mari kita pelajari bersama.

Baca Juga :  Penyakit Diplopia Marc Marquez Kambuh Lagi, Simak Selengkapnya Apa Itu Diplopia?

Keragaman Suku Bangsa di Indonesia

keragaman suku

Suku bangsa termasuk bagian dari keragaman bangsa Indonesia. Ada banyak suku bangsa yang mendiami wilayah Kepulauan Indonesia. Dibandingkan dengan negara lain, jumlah suku bangsa Indonesia menjadi yang terbesar di dunia. Suku bangsa Indonesia tersebar di seluruh wilayah Indonesia, baik di pulau besar maupun pulau kecil. Berikut daftar suku bangsa di seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Kunci Mari Uji Kemampuan Kalian halaman 119 Faktor Yang Memengaruhi Benda Bergerak Cepat SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka

1. Aceh: Aceh, Alas, Gayo, Gayo Lut, Gayo Luwes, Singkil, Simeulue, Aneuk Jame, Tamiang, dan Kluet.

2. Sumatra Utara: Batak Angkola, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Toba, Ulu, dan Nias.

3. Sumatra Barat: Mentawai, Minangkabau, Guci, Jambak, Piliang, Caniago, Tanjung, Sikum Bang, dan Koto

4. Jambi: Anak Dalam, Jambi, Kerinci, Melayu, Bajau, Batin, Kubu, dan Penghulu

5. Riau: Akit, Melayu Riau, Rawa, Hutan, Sakai, Bonai, Laut, dan Talang Mamak

6. Kepulauan Riau: Melayu, Laut, dan Batak

7. Sumatra Selatan: Gumai, Kayu Agung, Kubu, Pasemah, Palembang, Ranau Kisan, Komering, Ogan, Lematang, Lintang, Semendo, dan Rejang

8. Kepulauan Bangka: Belitung Bangka, Belitung, Lom, Sawang, Sekak, Pangkal Pinang, Melayu, dan Toboali

9. Bengkulu: Enggano, Kaur, Lembak, Muko-Muko, Semendo, Serawai, Melayu, Sekah, Rejang, dan Lebong

10. Lampung: Abung, Krui, Melayu, Lampung, Rawas, Semendo, dan Pasemah

11 Banten: Baduy, Sunda, dan Banten

12 DKI Jakarta: Betawi

13 Jawa Barat: Cirebon dan Sunda

14 DI Yogyakarta: Jawa

15 Jawa Tengah: Jawa dan Samin

16 Jawa Timur: Jawa, Bawean, Madura, Tengger, dan Osing

17 Bali:

Bali Aga dan Bali Majapahit

18 Nusa Tenggara Barat Sumbawa, Bima, Dompu, Donggo, Mandar, Bali, dan Sasak

19 Nusa Tenggara Timur Alor, Rote, Timor, Sabu, Helong, Sumba, Dawan, Belu, dan Flores

20 Kalimantan Utara Tidung, Bulungan, Banjar, dan Dayak

21 Kalimantan Barat Dayak (Bidayuh, Desa, Iban, Kanayatan, Kantuk, Limbai, Mali, Mualang, Sambas, Murut, Ngaju, Punan, Ot Danum, dan Kayan)

22 Kalimantan Tengah: Dayak (Bara Dia, Bawo, Dusun, Lawangan, Maayan, Ot Danum, Punan, Siang Murung, Ngaju, Maanyan, Dusun, Lawangan, Bukupao, dan Ot Dusun)

23 Kalimantan Timur: Dayak (Bulungan, Tidung, Kenyah Berusu, Abai, Kayan, Bajau Berau, Kutai, dan Pasir)

24 Kalimantan Selatan: Dayak (Banjar, Bakumpai, Bukit, Pitap, Orang Barangas, Banjar Hulu, dan Banjar Kuala)

25 Sulawesi Utara: Sangir, Talaud, Minahasa, Bolaang Mongondow, dan Bantik

26 Sulawesi Tengah: Kailili, Pamona, Mori, Balatar, Wana, Ampana, Balantak, Bungku, Buol, Dampeles, Dondo, Kulawi, Lore, dan Banggai

27 Gorontalo: Gorontalo, Suwawa, Atinggola, Mongondow, dan Bajo Manado

28 Sulawesi Tenggara: Laki, Malio, Muna, Kulisusu Moronene, Wolio, Wononii, dan Buton

29 Sulawesi Selatan: Makassar, Bugis, Toraja, Bentong, Duri, Konjo Pegunungan, Konjo Pesisir, dan Mandar

30 Sulawesi Barat: Mandar, Mamuju, Pattae, Tosumunya, dan Mamasa

31 Maluku: Ambon, Aru, Ternate, Tidore, Furu-furu, Alifuru, Togutil, Rana, Banda, Buru, dan Tanibar

32 Maluku Utara: Seram, Banda, Buru, Furur, Aru, Bacan, Gane, Kadai, Kau, dan Loloda

33 Papua: Arfak, Mandacan, Bauzi, Biak Muyu, Ekagi, Fak-Fak, Asmat, Kaure, Tobati, Dera, dan Dani

34 Papua Barat: Doteri, Kuri, Simuri, Irarutu, Sebyar, Onim, Atam, Atori, Ayamaru, Ayfat, Baham, Kambrau, Karas, Karon, Koiwai, dan Biak

Dari hasildi atas, terlihat betapa banyak suku bangsa di Indonesia. Dalam satu provinsi bisa terdapat lebih dari satu suku bangsa. Namun, semua suku bangsa dapat hidup berdampingan dalam persatuan dan kesatuan.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Ayo Kita Berlatih 4.2 Matematika Kelas 8 Halaman 148

 

Ayo Bermain Peran

1. Sebelum bermain, siapkan bahan dan alat berupa: kertas HVS, peta Indonesia (gunakan yang berukuran besar jika ada), gunting, spidol, dan jarum pentul.

2. Gunting-guntinglah kertas berukuran 8 cm × 4 cm. Tuliskan nama satu suku bangsa pada setiap guntingan kertas. Berhati-hatilah dalam menggunakan gunting supaya tidak melukai.

3. Masukkan seluruh guntingan kertas bertuliskan nama suku bangsa ke dalam suatu wadah.

4. Secara bergiliran dengan teman-temanmu, ambillah satu lembar guntingan kertas bertuliskan nama suku bangsa tanpa melihat ke dalam wadah.

5. Baca keras-keras tulisan nama suku bangsa pada guntingan kertas yang terambil. Lalu, pasangkan pada peta sesuai lokasi tempat tinggal suku bangsa itu. Pasangkan menggunakan jarum pentul. Perhatikan penggunaan dan penyimpanan jarum pentul supaya tidak berserakan dan tidak melukai kalian.

6. Jika kamu salah memasangkan nama suku bangsa pada peta, kamu harus menampilkan salah satu atraksi, misalnya menyanyi, membaca puisi, atau membacakan cerita rakyat.

Sobat BW dapat bermain peran dengan teman sebangku atau teman-teman satu kelas. Semakin kita mengetahui keberagaman yang ada, maka kita akan semakin mencintai negara kita.semua keragaman yang ada membuat negara kita istimewa dan unuk dibandingkan dengan negara lain di dunia.
Semoga bermanfaat ya..