Topologi Jaringan Komputer

Berita Warganet – Topologi Jaringan Komputer.  Topologi jaringan komputer adalah pola hubungan antarkomputer dalam suatu jaringan. Pola ini berkaitan dengan media dan metode akses yang digunakan.

Ada berbagai macam topologi yang dapat digunakan, tetapi bentuk topologi yang utama adalah topologi bus, ring, dan star.

Topologi Bus

Pada pola topologi bus, semua terminal komputer terhubung ke jalur komunikasi. Informasi yang dikirim akan melalui semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat yang tercantum dalam data atau informasi yang dikirim sesuai dengan alamat terminal yang dilewati, maka data atau informasi tersebut akan diterima dan diproses. Jika alamat tidak sesuai, maka informasi akan diabaikan oleh terminal yang dilewati.

Baca Juga :  5 Aplikasi Keuangan Terbaik, Kontrol Pengeluaranmu Sekarang !!

Keuntungan Topologi Bus

 Hemat kabel.

 Tampilan kabel sederhana.

 Mudah dikembangkan.

 Tidak butuh kendali pusat.

 Mudah untuk menambah maupun mengurangi terminal

Kerugian Topologi Bus

 Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.

 Kepadatan lalu lintas tinggi.

 Keamanan data kurang terjamin.

 Kecepatan akan menurun bila pemakai bertambah.

Topologi Ring

Topologi ini hampir mirip dengan topologi bus, hanya saja kedua terminal komputer yang berada di ujung saling berhubungan sehingga dapat berbentuk lingkaran. Setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Jika bukan untuknya, informasi dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Setiap terminal dalam LAN saling tergantung sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer dalam jaringan ini, maka seluruh LAN akan terganggu.

Baca Juga :  Desktop Linux

Keuntungan Topologi Ring

 Hemat kabel.

 Dapat melayani lalu lintas data yang padat.

Kerugian Topologi Ring

 Peka kesalahan.

 Pengembangan jaringan lebih kaku.

 Kerusakan pada terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan.

 Lambat, karena pengiriman menunggu giliran token.

Topologi Star

Topologi star memiliki satu komputer pusat sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi. Komputer-komputer lain terhubung padanya dan pengiriman data dari satu terminal ke terminal lainnya melalui komputer pusat. Komputer pusat akan menyediakan jalur komunikasi khusus untuk dua terminal yang akan berkomunikasi. Sebagai contoh penggunaan topologi star adalah jaringan telepon.

Baca Juga :  10 Aplikasi Penghemat Baterai Ponsel Terbaik 2021

Faktor-faktor pemilihan topologi jaringan antara lain sebagai berikut.

  1. Biaya, sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan organisasi.
  2. Kecepatan, sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan oleh sistem.
  3. Lingkungan, adakah faktor lingkungan yang berpengaruh.
  4. Ukuran (skalabilitas), berapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus.
  5. Konektivitas, apakah pemakai yang lain perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi.

Keuntungan Topologi Star

 Fleksibel karena pemasangan kabel mudah.

 Penambahan atau pengurangan terminal mudah.

 Kontrol terpusat sehingga memudahkan deteksi dan isolasi kesalahan dalam pengelolaan jaringan kecil.

Kerugian Topologi Star

 Boros kabel.

 Kontrol terpusat (Hub) jadi elemen kritis.