Dampak Penyiraman Bagi Tanaman Hias

Peranan air bagi tanaman

Jumlah dan distribusi hujan merupakan faktor yang penting dalam produksi tanaman hias. Curah hujan yang ideal dengan distribusi yang merata yang dibutuhkan oleh tanaman hias, tetapi hal ini masih sulit dicapai karena sering terjadinya musim kemarau/kering yang panjang, sehingga banyak tanaman hias yang kekurangan air/ tidak terpenuhinya kebutuhan air utuk tanaman hias, sehingga banyak mengalami kegagalan. Air banyak dibutuhkan sepanjang hidup tanaman hias, mulai perkecambahan, pembibitan dan pembungaan, yang semuanya untuk memenuhi kebutuhan tanaman akan air dan menunjang penampilan agar tanaman terlihat lebih segar dan menarik.

Baca Juga :

Baca Juga :  Kabar Gembira, BLT UMKM Akan Dimulai Maret 2021, Berikut Cara Mendapatkan dan Syarat Penerima, Berispalah dapat 2,4 Juta

Akibat Kelebihan dan kekurangan air

Akibat kelebihan air

Kelebihan air berakibat:

  • Tanaman akan tumbuh memanjang, khususnya tanaman hias yang beruas-ruas akan menyebabkan pertumbuhan ruas yang lebih Panjang dari biasanya.
  • Tanaman hias yang bertunas anakan/lateral, tanaman yang tumbuhnya senang air/ di air seperti bambu air dapat menyebabkan ruas-ruas batangnya menjadi lebih panjang dan lemah sehingga mudah rebah.
  • Tanaman kurang air dapat mengambil unsur hara yang diberikan dan menggunakan secara efektif untuk pertumbuhannya, karena banyak unsur hara yang diberikan larut dalam air dan terbuang mengikuti aliran air di saluran antar bedengan pada tanaman hias potong dan terbuang bersama air drainase untuk tanaman hais pot.
  • Terjadi pembusukan pada akar tanaman sehingga tanaman menjadi sakit dan jika berkelanjutan tanaman menjadi layu dan tanaman mati.
  • Pemberian air menyebabkan penggenangan yang terlalu dalam, dapat mengubah sifat-sifat dari media tanam seperti : Kandungan CO2 menjadi berlebihan, kandungan O2 menjadi sedikit/ berkurang dan terjadinya akumulasi H2S.
Baca Juga :  Keadaan Alam Negara Singapura Kelas 6

Akibat Kekurangan Air

Kekurangan air berakibat :

  • Kekurangan air pada awal pertumbuhan tanaman menyebabkan terhentinya pertumbuhan/stagnasi karena akar tanaaman yang membutuhkan air menjadi kering dan tidak berfungsi sehingga tanaman hias menjadi layu.
  • Kekurangan air pada masa pertumbuhan vegetatif cepat dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman terganggu, karena tersendatsendat proses perolehan air yang dibutuhkan sehingga tanaman tidak dapat tumbuh optimal, ruas-ruas pada tanaman beruas akan terjadi pemendekan pada ruas-ruasnya, kerdil dan cenderung tumbuh merana.
  • Kekurangan air pada masa generatif dapat memperlambat bahkan menjadikan kegagalan tanaman dalam pembentukan dan pertumbuhan bunga.
  • Kekurangan air yang berkepanjangan pada semua tahapan pertumbuhan akan berakibat fatal yaitu layu permanen dan diakhiri dengan matinya tanaman hias.
Baca Juga :  Cara Pengaturan Profil di Telegram

Efek Penyiraman

Pemberian air bagi tanaman bertujuan untuk meyakinkan bahwa tanaman dapat memperoleh jumlah air yang mencukupi pada zone/daerah perakarannya atau tidak sehingga dapat memberikan produksi yang optimal. Pemberian air dapat memberikan efek tambahan yang positif maupun negatif.

Efek positif

Efek tambahan positif pemberian air/penyiraman adalah :

  • Air yang bersama nutrisi dapat menyuburkan tanaman
  • Air dapat mengatur suhu
  • Memperbesar penyediaan air yang dibutuhkan tanaman
  • Mencuci garam-garam

Efek Negatif

Efek tambahan yang bersifat negatif dari pemberian air/penyiraman :

  • Jika terlalu banyak ada kemungkinan menutup rongga-rongga/pori-pori tanah/media tanam sehingga udara tanah tidak ada karena telah diganti oleh air.
  • Bila media tanam/tanah digenangi/diberikan air yang berlebihan secara terus menerus memungkinkan dapat mengangkat dan membawa garamgaram yang merugikan tanaman ke daerah perakaran hingga menyebabkan keracunan tanaman.