Jawaban Menilai Pamflet Wisata

Jawaban Menilai Pamflet Wisata

Jawaban Menilai Pamflet Wisata – Halo sobat, dalam artikel kali ini akan disajikan informasi mengenai jawaban menilai pamflet wisata halaman 17  yang terdapat pada buku Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII.

Pembahasan soal ini terdapat pada materi kegiatan 6 Menilai Pamflet Wisata buku Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII. Sebelum masuk dalam pembahasan soal, bacalah terlebih dahulu pamflet Taklukan Puncak Papandayan. Setelah itu jawab pertanyaan yang menyertainya.

Mari kita simak bersama pembahasan selengkapnya berikut ini !

Jawaban Menilai Pamflet Wisata Halaman 17

Kegiatan 6:

Menilai Pamflet Wisata

Bacalah pamflet ini dengan teliti, lalu diskusikan isinya dengan teman.

Taklukkan Puncak Papandayan

Kalian suka mendaki dan menikmati petualangan? Taklukkan Puncak Papandayan dan nikmati keragaman flora dan fauna di sana!

Papandayan adalah salah satu gunung api aktif jenis strato dengan ketinggian 2.662 mdpl. Menurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson, gunung ini memiliki curah hujan rata-rata 3.000 mm/tahun, kelembapan udara 70— 80% dan temperatur 10—250 C. Papandayan juga telah meletus beberapa kali, di antaranya pada 12 Agustus 1772, 11 Maret 1923, 15 Agustus 1942, dan terakhir pada tanggal 11 November 2002. Hal ini menyebabkan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan memiliki ragam flora dan fauna yang sangat kaya. Selain flora dan fauna, tentu para pendaki dapat menikmati pemandangan lain. Kawah belerang, hutan mati, dan ladang edelweiss dapat kalian nikmati selama mendaki. Jalur pendakian yang aman di gunung ini bahkan sesuai untuk pendaki pemula. Karena itu, gunung ini dapat dinikmati oleh siapa saja.

Baca Juga :  Cara Cek Penerima KIP/PIP 2023, Berapa Besarannya?

Taman Wisata Alam Gunung Papandayan yang terletak di perbatasan Desa Sirna Jaya dan Desa Kramat Wangi, Kabupaten Garut ini mudah dicapai dengan kendaraan umum. Kalian dapat pergi dari Jakarta menggunakan transportasi umum. Gunakan bus Karunia Bakti atau Primajasa (jurusan Jakarta—Garut), turun di Terminal Guntur—Garut, lalu lanjutkan dengan angkutan elf jurusan Garut—Cikajang dengan tarif Rp15.000,00. Alternatif lainnya, kalian bisa naik angkutan elf dari Terminal Leuwi Panjang atau Terminal Cicaheum di Bandung jurusan Bandung—Cikajang, lalu turun di Kecamatan Cisurupan.

Baca Juga : Jawaban Mendeskripsikan Gambar Secara Lisan

Atraksi Wisata:

berkemah, eksplorasi kawah, fotografi, terapi air panas, jalur sepeda gunung, dan jalur lari.

Fasilitas:

cottage keluarga, ruang pertemuan, kolam terapi air panas, areal parkir, masjid dan kantor informasi, shelters, toilets, menara pandang, sekuriti 24 jam.

Daya Tarik Wisata:

(1)Kawah Gunung Papandayan yang aktif, berpindah-pindah, dan dapat dilihat dari dekat.

(2)Hutan Mati yang menyuguhkan pemandangan eksotis sisa letusan pada tahun 2002.

(3)Menyaksikan matahari terbit di Tebing Sunrise, Ghober Hoet atau Hutan Mati.

Baca Juga :  Dalam pembelajaran lempar lembing, guru memberikan handout tentang teknik melakukannya

(4)Wisata air berupa danau, sungai yang unik, dan air terjun bertingkat.

(5)Aneka flora seperti pohon suagi (Vaccinium valium), edelweiss (Anaphalis javanica), puspa (Schima walichii), saninten (Castanea argentea), jamuju (Podocarpus imbricatus), dan lain-lain.

(6)Aneka fauna yaitu babi hutan (Sus vitatus), tenggiling (Manis javanicus), lutung (Trachypitecus auratus), elang jawa (Nisaetus bartelsi), ketilang (Pycononatus aurigaster), dan lain-lain.

Baca Juga : Jawaban Menemukan Majas Personifikasi Pada Kutipan Novel

Tempat Berkemah:

(1)Bumi perkemahan dengan langsung ke pemandangan kawah, berlokasi 5 menit dari parkir, cottages, taman edelweiss, pemandian air panas, toilet, musala, dan keamanan 24 jam.

(2)Ghober Hoet atau Hutan Mati dengan pemandangan kawah, pemandangan malam Kota Garut, matahari terbit, pemandangan jalur susu di angkasa, toilet, keamanan 24 jam.

(3)Pondok Saladah yang dekat dengan padang edelweiss, berlokasi 200 m ke Hutan Mati, dilengkapi dengan toilet, tempat berteduh, musala, dan keamanan 24 jam.

Amati gambar-gambar dan teks pada pamflet, lalu diskusikan pertanyaan ini dengan teman di sebelah kalian.

  1. Siapa yang diharapkan membaca pamflet ini?
  2. Apakah pamflet ini sudah memberikan semua informasi yang ingin diketahui oleh orang yang ingin mendaki gunung?
  3. Bagaimana penggambaran lokasi dan tempat berkemah dalam pamflet? Apakah sudah cukup jelas dan menarik?
  4. Sebutkan lokasi apa saja yang dapat dikunjungi para pendaki ketika menjelajahi Gunung Papandayan!
  5. Informasi baru apa saja yang kamu dapatkan dari pamflet?
  6. Apakah menurutmu orang akan tertarik mendaki gunung dengan membaca pamflet ini? Mengapa? Tuliskan alasanmu!
  7. Tulislah kalimat penjelasan yang menarik perhatianmu pada pamflet tersebut!
Baca Juga :  Jenis Usaha Masyarakat Indonesia

Jawaban    :

Baca Juga : Aplikasi Kamera Untuk Laptop Terbaik, Jernih Buat Kuliah Online!

  1. Yang diharapkan membaca pamflet tersebut adalah masyarakat umum atau wisatawan yang hendak mendaki.
  2. Informasi yang ada di pamflet sudah cukup jelas memberikan informasi yang ingin diketahui pendaki gunung.
  3. Penggambarannya sudah cukup jelas, keterangan lengkap, dan dilengkapi peta.
  4. Kawah belerang, hutan mati, ladang edelweiss, serta beragam flora dan fauna yang ada.
  5. Wisata Gunung Papandayan yang dilengkapi dengan atraksi wisata, fasilitas, daya tarik wisata, dan tempat berkemah.
  6. Pamflet ini cukup menarik, khususnya bagi para remaja yang suka mendaki karena tempatnya indah dan cocok untuk berpetualang.
  7. Kawah belerang, hutan mati, dan ladang edelweiss dapat kalian nikmati selama mendaki.

Kesimpulan

Nah sobat, itulah pembahasan mengenai jawaban menilai pamflet wisata halaman 17  yang terdapat pada buku Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII. Semoga pembahasan di atas dapat membantu sobat dalam belajar.

Disclaimer : Pembahasan soal di atas merupakan panduan untuk belajar, jawaban tidak mutlak benar dan bersifat terbuka sehingga masih dapat dikembangkan.