Jawaban Menemukan Majas Personifikasi Pada Kutipan Novel

Jawaban Menemukan Majas Personifikasi Pada Kutipan Novel

Jawaban Menemukan Majas Personifikasi Pada Kutipan Novel – Halo sobat, dalam artikel ini akan dibahas tentang jawaban menemukan majas personifikasi pada kutipan novel halaman 12 yang terdapat pada buku Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII.

Jawaban ini terdapat pada materi kegiatan 4 menyelisik ragam bahasa dalam teks deskripsi  buku Bahasa Indonesia kelas VII. Bacalah terlebih dahulu kutipan novel berjudul Misteri Terowongan Kereta. Untuk pembahasan selengkapnya mari kita simak ulasan berikut ini.

Jawaban Menemukan Majas Personifikasi Pada Kutipan Novel Halaman 12

Selain kata konkret dan kalimat perincian, kalian juga dapat menggunakan majas saat menggambarkan suatu objek dalam teks deskripsi, misalnya majas personifikasi. Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang mengumpamakan benda mati seolah-olah hidup seperti manusia.

Baca Juga : Aplikasi Kamera Untuk Laptop Terbaik, Jernih Buat Kuliah Online!

Baca Juga :  Kunci Jawaban Aktivitas 7 halaman 84 Jurnal Harian IPS SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka

Contoh: Angin yang bertiup memainkan rambut dan berputar di sekeliling tubuh. Benda mati tentu tidak bisa bergerak. Namun pada kalimat ini, angin digambarkan seolah hidup seperti manusia yang dapat memainkan rambut dan berputar.

  1. Tandai kata kerja yang membuat benda mati seolah-olah hidup pada kalimat di bawah ini.
  2. Mobil itu batuk-batuk dan menyemburkan asap hitam saat lewat di depanku.
  3. Kami belajar diiringi nyala lilin yang menari-nari dalam kegelapan.
  4. Bunyi sirene pemadam kebakaran itu menjerit-jerit menyuruh kami minggir.
  5. Kasurku seperti memanggil-manggilku begitu aku memasuki kamar pada siang terik itu.
  6. Rasa sambal yang pedas itu membakar lidahku.

Sekarang bacalah kutipan novel ini baik-baik.

Misteri Terowongan Kereta

“Kalian tahu kenapa binatang ini disebut ‘kereta api’?” Bapak bertanya sambil takzim menatap langit-langit gerbong, ke sebuah kipas angin karatan yang tidak berfungsi lagi.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Mari Uji Kemampuan Kalian halaman 138 Makhluk Hidup dan Benda Mati IPA SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka

Baca Juga : Cara Cek kompatibilitas Windows 11 dengan Aplikasi Microsoft Health Check

Kami yang duduk rapi di sebelah Bapak, antusias ikut mengamati seluruh gerbong. Celingukan ke depan belakang, menatap ke luar jendela, melihat batang pohon berpilin seperti berlari. Hutan pedalaman Sumatra yang selalu berkabut di pagi hari.

Bapak tersenyum, dia sudah menduga kalau kami, jangankan menjawab pertanyaan, mendengarkan kalimatnya barusan pun tidak. Dia paham, ini perjalanan pertama kalinya aku dan Burlian dengan kereta api. Meski si ular besi ini sudah menjadi bagian kehidupan kampung, dengan suara klaksonnya yang tidak pernah alpa, melenguh nyaring setiap subuh buta dan tengah malam, sejatinya kami dan boleh jadi anak-anak lain belum banyak yang menaiki kereta api dalam sebuah perjalanan sungguhan.

Dapatkah kalian menemukan majas personifikasi pada kutipan tersebut? Tandai dan tulislah pada buku tulis kalian!

Baca Juga :  Jawaban Post Tes Modul 1 Memahami Murid

1.______________________________________________________________

2.______________________________________________________________

Jawaban :

  1. Celingukan ke depan belakang, menatap ke luar jendela, melihat batang pohon berpilin seperti berlari.
  2. Meski si ular besi ini sudah menjadi bagian kehidupan kampung, dengan suara klaksonnya yang tidak pernah alpa, melenguh nyaring setiap subuh buta dan tengah malam, sejatinya kami dan boleh jadi anak-anak lain belum banyak yang menaiki kereta api dalam sebuah perjalanan sungguhan.

Kesimpulan

Baca Juga : Cara Menghapus Bloatware dari Windows 11 dan 10 dengan Mudah

Nah sobat, itulah pembahasan mengenai jawaban menemukan majas personifikasi pada kutipan novel halaman 12 yang terdapat pada buku Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII. Semoga pembahasan di atas dapat membantu sobat dalam belajar.

Disclaimer : Pembahasan soal di atas merupakan panduan untuk belajar, jawaban tidak mutlak benar dan bersifat terbuka sehingga masih dapat dikembangkan.