Blockchain
Apakah yang Dimaksud dengan Blockchain

Apakah yang Dimaksud dengan Blockchain serta Fungsinya

Berita Warganet – Apakah yang Dimaksud dengan Blockchain serta Fungsinya. Blockchain ini adalah sebuah teknologi yang dipakai sebagai sistem penyimpanan data dengan format digital yang terhubung melalui kriptografi.

Apakah yang Dimaksud dengan Blockchain

Blockchain sendiri terdiri dari gabungan dua kata, yakni block yang memiliki arti kelompok lalu chain yang memiliki arti rantai.

Penamaan ini mencerminkan cara kerja dari blockchain yang menggunakan sumber daya komputer untuk menciptakan blok-blok yang terhubung satu dengan yang lain dengan tujuan mengeksekusi transaksi.

Sesuai dari namanya, blockchain ini merupakan rantai blok urut yang dirangkai serta didistribusikan bersama. Setiap blok terdiri dari ledger atau (buku besar) serta memliki tiga elemen, yakni data, hash, dan hash dari blok yang sebelumnya.

Data yang digunakan pada teknologi ini bergantung pada tujuan dari dibuatnya blockchain itu sendiri. Contohnya, dalam bitcoin data blok berisikan seluruh detail transaksi, mulai dari pengirim, penerima dan jumlah koin.

Baca Juga :  Gambar Logo HUT Kota Balikpapan Tahun 2022 ke-125, Format PNG

Kesimpulannya teknologi Blockchain ini berguna untuk mencatat seluruh transaksi dari semua jenis koin yang berbasis crypto.

Fungsi Teknologi Blockchain

Teknologi blockchain dapat difungsikan di bidang keuangan. Karena, teknologi ini bisa diibaratkan seperti buku kas digital yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, serta dimana saja dengan mudah tanpa perlu meinta persetujuan lembaga keuangan layaknya bank.

Teknologi blockchain secara tidak langsung telah memudahkan seluruh proses transaksi. Transaksi juga lebih aman dan transparan sehingga dapat meminimalisasi penyelewengan data, seperti suap ataupun korupsi.

Blockchain ini juga dapat digunakan dalam bidang selain finansial. Buktinya, pada tahun 2018, McKinsey pernah menciptakan tabel peluang blockchain yang digunakan ke berbagai bidang, seperti telekomunikasi, properti, media, medis, dan pertanian.

Baca Juga :  Dirgahayu ke-23 Kabupaten Lampung Timur, Gambar Ucapan 2022

Kelebihan yang Dimiliki Blockchain

Blockchain sendiri merupakan teknologi yang terbilang efektif dalam menyimpan jejak informasi serta transaksi. Bahkan sistemnya terbukti lebih aman dan transparan.

Dalam artian transparan yaitu saat melakukan transaksi sedang dilakukan, public acces tersebut dapat dilihat oleh seluruh pihak tanpa perlu melakukan login.

Sehingga semua informasi ataupun koin apapun yang dimiliki pengguna tidak akan dapat digunakan tanpa sepengetahuan pemiliknya. Hal ini sangat berbeda dengan sistem perbankan.

Kelebihan yang kedua adalah keamanan data yang lebih baik dibandingkan lainnya. Database dari blockchain bersifat tambahan saja, sehingga hanya bisa menambahkan namun tak bisa diperbaiki.

Sistem blockchain sangat sulit ditembus oleh para peretas. Dan masih banyak lagi kelebihan yang dimiki oleh teknologi bernama Blockchain ini.

Kekurangan dari Blockchain

Semua teknologi tidak dipungkiri pasti ada kekurangannya tidak terkecuali Blockchain ini, kekurangan dari Blockchain yang pertama yaitu memiliki biaya yang mahal, Walaupun teknologi blockchain ini bisa menurunkan biaya transaksi, namun proses pembuatan sistem ini hanya dapat dikerjakan oleh beberapa orang saja.

Baca Juga :  Link Twibbon Hari Jadi Ketapang ke-604 Tahun 2022, Klik Disini

Teknologi yang bisa dibilang baru ini masih memiliki sedikit tenaga ahli provesional di bidang blockchain. Hal inilah yang membuat proses pembuatannya sangat mahal.

Bukan hanya itu saja teknologi ini juga dibilang tidak ramah lingkungan, Apabila Sobat melihat pada orang yang melakukan mining bitcoin, tenaga listrik yang dikonsumsi oleh komputer super canggih itu sangat besar.

Anggap saja, satu buah komputer bisa menggunakan sumber daya setara dengan 100 komputer biasa pada umumnya untuk melakukan mining.

Sehingga banyak para pecinta lingkungan yang menyadari lalu memprotes kepada penambang bitcoin karena proses penamabangan yang dianggap tidak ramah lingkungan.