Tampil Elegan, Aston Martin Valhalla 2022 Siap Produksi

Berita Warganet – Tampil Elegan, Aston Martin Valhalla 2022 Siap Produksi. Pada Maret 2019, Aston Martin mengisyaratkan rencana untuk meluncurkan supercar sub-Valkyrie dengan memperkenalkan AM-RB 003 di Geneva Motor Show.

Lompat hampir dua setengah tahun kemudian – dan perubahan nama menjadi Valhalla dalam interval tersebut – versi produksinya telah hadir.

Meskipun masih dialiri listrik seperti versi aslinya, perubahan signifikan telah diterapkan di bawah kulit mobil.

Hilang sudah mesin V6 3,0 liter twin-turbo yang diumumkan pada Maret 2020 sebagai keluaran in-house Aston Martin, digantikan oleh unit V8 4,0 liter twin-turbo yang dipasang di belakang.

Mereka menyebutnya sebagai “mesin V8 bespoke”. Dan, meski Anda tidak akan menemukan kata-kata “Mercedes” atau “AMG” dalam siaran pers resmi, unit yang lebih besar ini kemungkinan berasal dari Affalterbach.

Kami tahu unit itu memiliki poros engkol datar, membuat kami percaya bahwa dia terkait dengan mesin V8 yang dipasang pada Mercedes-AMG GT Black Series.

Baca Juga :  Bingkai Foto Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, Rekomendasi 2022

Bagaimanapun, pihak Gaydon mengklaim “mesin V8 paling canggih, responsif, dan berkinerja tertinggi yang pernah dipasang pada Aston Martin Valhalla” ini berputar hingga 7.200 rpm.

Itu hal serupa dengan yang bisa kita katakan tentang mesin Black Series.

Mengirim daya ke roda belakang, mesin pembakaran tersebut bekerja dengan sepasang motor listrik, satu untuk setiap poros.

Hentakan listriknya menghasilkan 201 daya kuda (157 kilowatt), membantu Valhalla mencapai output gabungan 937 dk (699 kW) dan torsi masif 738 pound-kaki (1.000 Newton-meter).

Powertrain hybrid memungkinkan supercar terbaru Aston Martin ini melesat 0-62 mil/jam (100 km/jam) dalam 2,5 detik, dengan kecepatan maksimal hingga 217 mil/jam (350 km/jam).

 

Mungkin angka terkait performa yang lebih mengesankan adalah waktu putaran yang ditargetkan di Nürburgring, yakni hanya 6 menit 30 detik.

Baca Juga :  Woww, Siapa Sangka Dodge Charger 1968 ini ditenagai Mesin Hellephant, dengan Biaya Mencapai Rp2,85 M

Ini akan lebih cepat 13 detik dari rekor saat ini, yang kebetulan dipegang oleh AMG GT Black Series.

Sebelum para penggemar Porsche marah, kami tidak lupa menyebutkan bahwa Manthey 911 GT2 RS juga lebih cepat.

Namun, beberapa orang berpendapat itu bukan rekor yang sepenuhnya sah, mengingat statusnya sebagai mobil yang dimodifikasi – meskipun dengan item dari Porsche Tequipment.

Aston Martin Valhalla akan menggunakan transmisi otomatis delapan kecepatan dual-clutch.

Transmisi itu secara eksklusif dikembangkan dan dibuat untuk perusahaan mereka, dengan fokus kepada mesin performa hybrid.

Dia hadir bersama diferensial slip terbatas elektronik pada gandar belakang, dan menawarkan mode mundur full listrik dengan memanfaatkan dua unit e-motor.

Melakukan hal itu bakal mengurangi bobot, dengan menghilangkan gigi mundur konvensional.

Tak perlu diragukan bahwa pengaturan PHEV ini disusun dengan mempertimbangkan performa. Jadi, tidak heran baterainya cuma memiliki daya yang cukup untuk sembilan mil (15 kilometer).

Baca Juga :  Wow! Ferrari Keluaran Tahun 1963 Jadi Mobil Ter mahal di Dunia Sepanjang Sejarah

Jika tenaga ICE-nya dimatikan, Aston Martin Valhalla akan mampu mencapai kecepatan maksimum 80 mil/jam (130 km/jam).

Sama seperti Ferrari SF90 Stradale, Aston MArtin Valhalla bisa bekerja sebagai kendaraan berpenggerak roda depan saat mode EV aktif.

Aston Martin Valhalla memperkirakan emisi gabungan akan berada di bawah 200 g/km berdasarkan WLTP. Itu angka sangat luar biasa untuk supercar V8 yang bonafid macam Valhalla.

Mobil ini juga terbilang ringan jika mengingat kerumitan powertrain-nya, dengan bobot kurang dari 3.417 pon (1.550 kilogram) sebelum Anda mulai menambahkan cairan.

Bodi yang direvisi dengan aero aktif memungkinkan supercar berlistrik ini menghasilkan 1.322 pon (600 kg) pada kecepatan 150 mil/jam (241 km/jam).

Ingatlah bahwa selain Valkyrie dan Valhalla, Aston Martin juga sedang menyiapkan “supercar entry-level” yang bakal mengenakan moniker Vanquish.