batik jumputan

Kunci Jawaban Cara Membuat Batik Jumputan

Beritawarganet.com – Kunci Jawaban Cara Membuat Batik Jumputan. Sobat BW, Indonesia kaya akan keragaman seni rupanya. Salah satu jenis seni rupa yang terkenal sampai mancanegara adalah kain batik. Batik memiliki banyak sekali motif yang menjadi ciri khas berbagai daerah di Indonesia. Batik Jumputan merupakan salah satu motif batik yang bisa kamu coba buat di rumah hlo Sobat BW.

Sebelum kita belajar membuat motif batik jumputan, mari terlebih dahulu kita mengenal tentang batik jumputan.

 

Mengenal Batik Jumputan

 

batik jumputan

Salah satu karya seni rupa daerah adalah batik jumputan. Batik jumputan atau sering disebut juga dengan batik ikat celup adalah kain batik yang menggunakan motif hias jumputan. Motif hias jumputan banyak dijumpai pada motif hias kain pelangi. Motif hias kain pelangi adalah kain yang dihiasi dengan motif hias jumputan. Motif hias jumputan banyak digunakan pada benda pakai seperti selendang atau sampur, kain, taplak meja, dan lain-lain. Kain dengan motif hias jumputan tidak hanya terdapat di Yogyakarta saja, tetapi juga banyak terdapat di daerah Palembang, Bali, dan Gresik.

Baca Juga :  Apa Pengertian Arduino? Penjelasan Lengkap

 

Pernahkah kamu melihat batik jumputan selain pada gambar di atas? Bagaimana cara membuat batik jumputan? Coba bertanyalah kepada orang yang kamu anggap tahu cara membuat batik jumputan. Kamu juga bisa mencari referensi dari buku, majalah, atau sumber lainnya.
Tuliskan pada kolom berikut cara membuat batik jumputan.

 

Cara Membuat Batik Jumputan

1. Siapkan alat dan bahan

2. Pastikan kain yang akan digunakan dalam keadaan bersih.

3. Tentukan dan buatlah motif batik yang diinginkan.

4. Ikatlah kain yang telah dibuat motifnya menggunakan koin atau kelereng dan batu, kemudian diikat dengan tali atau karet.

Baca Juga :  Jawaban Soal Refleksi tentang Penyebaran Biji Tumbuhan

5. Rebuslah air, pewarna dan sedikit garam dalam panci sampai mendidih.

6. Basahi terlebih dahulu kain yang telah diikat.

7. Celupkanlah ikatan kain berpola kedalam air berwarna yang telah mendidih, tunggu hingga 20-30 menit agar warnanya meresap.

8. Lakukan pencelupan kain lagi, jika memiliki moif dan warna yang berbeda.

9. Angkat kain yang telah dicelupkan, buka ikatan kain dan bilas sampai bersih.

10. Jemurlah hingga kering kemudian dapat disetrika.

11. Batik jumputan siap digunakan.

 

Ayo Berlatih

Ayo berlatih membuat batik jumputan dengan memperhatikan langkah-langkahnya.

 

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat kain batik jumputan adalah sebagai berikut.

1. Kain mori,

2. tali rafia,

3. gunting,

4. kelereng/batu kecil/bola pingpong/dadu,

5. pewarna kain,

6. panci,

7. kompor, dan

8. air.

 

Baca Juga :  Kunci Jawaban Siswa Aktif halaman 35 Gambarlah Dahan Pohon Sebanyak Kewajiban Kalian PPKn SMP Kelas 7 Kurikulum Merdeka

Langkah-langkah pembuatan batik jumputan

1. Masak air sesuai aturan pada pewarna kain. Setelah panas, masukkan zat pewarna dan aduk sampai rata.

2. Tutup kelereng dengan kain yang akan diberi motif, kemudian ikat dengan tali rafia. Susun kelereng sesuai dengan keinginan kamu sehingga membentuk pola bagian motif hias jumputan yang akan dibuat.

3. Basahi kain yang telah diberi hiasan ke dalam air dingin. Setelah itu masukkan kain ke dalam air yang telah diberi zat pewarna.

4. Aduk-aduk kain agar zat pewarna meresap lebih kurang 40 menit

5. Matikan kompor, diamkan kain sampai dingin. Setelah dingin, angkat dan cuci kain sampai air pencuci bening.

6. Lepas ikatan kelereng dan jemur kain di tempat yang tidak terkena sinar matahari..

 

 

cara membuat batik jumputan

 

Jika membuat batik pada umumnya menggunakan malam (sejenis lilin) dan canting, maka batik jumputan memanfaatka uang logam dan karet gelang untuk membuat motif. Sobat BW, kalian juga dapat memanfaatkan kelereng ataupun biji-bijian yang ada di sekitar kalian. Selamat mencoba.

Semoga bermanfaat ya..