Seorang guru melakukan kegiatan pendahuluan sebagai berikut, Seorang guru melakukan kegiatan penutup dengan aktivitas sebagai berikut

Seorang guru melakukan kegiatan pendahuluan sebagai berikut

Seorang guru melakukan kegiatan pendahuluan sebagai berikut:

  • Membariskan siswa berbentuk 2/3 bersayap antara laki-laki dan perempuan terpisah secara rapih dilanjutkan berhitung
  • Berdo’a secara bersama-sama antara guru dan siswa.
  • Mengabsen kehadiran siswa
  • Memberikan apersepsi materi dan penyampaian materi yang akan diajarkan secara singkat dengan dihubungkan kemanfaatanya dan dorongan pemberian motivasi.
  • Mengadakan pemanasan (Warming Up) diawali dengan lari keliling lapangan permainan sebanyak 4 keliling.
  • Dilanjutkan dengan kegiatan latihan fi sik sesuai/mendukung dengan materi drible dan passing dalam permainan bola basket

Aktivitas yang kurang tepat dalam kegiatan pendahuluan adalah:

A. Membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa.
B. Memastikan kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran.
C. Melakukan apersepsi dan memotivasi siswa.
D. Menyampaikan manfaat pembelajaran.
E. Kegiatan latihan fisik sesuai/mendukung dengan materi

Baca Juga :  Jawaban Pentingnya Profil Pelajar Pancasila di Informatika dan Rumusannya

Jawaban:

E. Kegiatan latihan fisik sesuai/mendukung dengan materi

Pembahasan

Kerangka pembelajaran merupakan rangkaian aktivitas yang dirancang oleh guru untuk mencapai keempat jenis kompetensi dasar tersebut, meliputi: pendahuluan, inti dan penutup.

1. Pendahuluan

Kegiatan pendahuluan yang dapat dilakukan oleh guru antara lain sebagai berikut.

  1. Membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa.
  2. Memastikan kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran.
  3. Melakukan apersepsi dan memotivasi siswa.
  4. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang akan dinilai.
  5. Menjelaskan skenario pembelajaran.
  6. Melakukan pemanasan yang terkait dengan materi pembelajaran.

Kegiatan Inti

Kegiatan inti merupakan penerapan secara operasional model/pendekatan/metode/gaya yang dipilih sesuai dengan kompetensi dasar dan karakteristik siswa. Contoh menggunakan gaya mengajar resiprokal sebagai berikut:

  1. Siswa mencari pasangan sesuai dengan petunjuk guru.
  2. Siswa bersama pasangannya menerima dan mempelajari lembar kerja yang dibagikan guru (berisi langkah kerja dan tugas gerak yang harus dilakukan).
  3. Siswa membagi tugas, siapa yang pertama kali menjadi pelaku dan siapa yang menjadi pengamat.
  4. Siswa yang berperan sebagai pelaku melakukan tugas gerak, dan pengamat mengamati. Jika pelaku melakukan kesalahan, pengamat memberi koreksi sesuai dengan kriteria yang terdapat dalam lembar tugas.
  5. Pergantian peran sebagai pelaku dan pengamat atau sebaliknya dilakukan sesuai kesepakatan masing-masing pasangan.
  6. Selama proses pembelajaran guru melakukan pengamatan dan penilaian, tanpa melakukan intervensi terhadap pelaku. Pada setiap kesempatan guru dapat menghentikan aktivitas pembelajaran untuk melakukan koreksi umum dan mengundang dialog terkait masalah teknik dan mekanika gerak dari gerak yang dipelajari.
  7. Di akhir pembelajaran guru mengundang beberapa pasangan siswa menampilkan hasil belajar di hadapan siswa lainnya.
Baca Juga :  Kunci Jawaban Macam-Macam Iklan Elektronik

3. Kegiatan Penutup

Kegiatan penutup yang harus dilakukan oleh guru sebagai berikut:

  1. Melakukan pendinginan sekaligus menjelaskan fungsinya.
  2. Melakukan tanya-jawab dengan siswa yang berkenaan dengan materi pembelajaran yang telah diberikan.
  3. Guru membuka dialog atau mengingatkan kembali tentang nikmat dan karunia Tuhan atas kemampuan gerak yang dimiliki oleh siswa yang senantiasa harus disyukuri setiap waktu.
  4. Melakukan penilaian terhadap ketercapaian indikator
  5. Bersama siswa guru membuat simpulan materi, melakukan refleksi dan tindak lanjut dari materi pembelajaran yang telah diberikan.
  6. Setelah melakukan aktivitas pembelajaran seluruh siswa dan guru berdoa dan bersalaman.
Baca Juga :  Download Daftar Nilai Kurikulum Merdeka

Dari proses pembelajaran sebagaimana uraian tersebut dapat digambarkan bahwa kompetensi dasar yang meliputi kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan terintegrasi menjadi satu, dan diharapkan dapat dicapai melalui satu kegiatan pembelajaran secara bersamaan.