Mengenal Perangkat Keras Proses pada Komputer

Berita Warganet – Mengenal Perangkat Keras Proses pada Komputer . Berdasarkan pengolahan datanya, perangkat keras komputer terdiri atas perangkat keras masukan, perangkat keras pemroses, dan perangkat keras keluaran. Kali ini kita akan membahas tentang perangkat keras proses pada komputer.

Pengertian Perangkat Keras Proses

Perangkat keras Proses atau CPU (Central Processing Unit). Perangkat ini merupakan perangkat terpenting dalam komputer yang berfungsi mengontrol kerja keseluruhan sistem komputer. Perangkat proses di antaranya adalah Casing, power Supply, motherboard, Processor, memori, harddisk.

Casing

Casing komputer adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan atau menempelkan periperal lain seperti, motherboard, power supply, optical disc drive, harddisk, dan lain sebagainya.

Casing terdiri atas dua jenis, yaitu desktop (berbaring) dan tower (berdiri). Casing jenis tower memiliki 3 buah ukuran, yaitu Mini-Tower, Middle-Tower, dan Full-Tower. Pada umumnya, pada panel depan casing terdapat 2 buah tombol (switch). yaitu switch on/off untuk menghidupkan atau mematikan komputer dan switch reset untuk me-restart ulang komputer. Selain itu, ada 2 buah lampu indikator, yaitu lampu indikator power dan lampu indikator harddisk.

Power Supply

Power supply adalah sebuah perangkat yang berfungsi menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan komputer yang terdapat di dalam CPU.

Motherboard

Motherboard adalah tempat pertemuan segala kegiatan dalam sebuah komputer. Motherboard merupakan sebuah papan rangkaian utama komputer untuk memasang memory, prosessor, dan perangkat lainnya. Berikut ini beberapa tipe motherboard, yaitu motherboard Gigabyte EP55-UD4P, Intel DG31PR/B, Asus P5KPL-AM, dan Asrock 4Core1600P35-WIFI.

Baca Juga :  Menggunakan Komputer dengan Aman

Processor / CPU (Central Prosesing Unit)

CPU adalah otak dan pusat pengendali berbagai perangkat komputer. CPU memproses Instruksi, melakukan kalkulasi dan mengelola alur informasi yang keluar masuk komputer. CPU dikenal juga sebagai Microprosesor atau processor. Merk processor yang biasa digunakan di antaranya adalah Intel, IBM, dan Cyrix.

Memori

Memori merupakan tempat penyimpanan data sementara di dalam komputer. Memori bekerja seperti papan tulis yang secara konstan dan konsisten ditulisi data baru. Data yang di simpan di dalam memori akan hilang pada saat kamu mematikan komputer. Kapasitas memori menentukan berapa banyak program yang dapat dijalankan pada saat yang bersamaan dan seberapa cepat program tersebut dapat dijalankan oleh komputer. Memori diukur dalam byte. Biasanya memori berukuran 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB dan seterusnya. Makin besar kapasitas memori maka kecepatan komputer makin tinggi.

ROM (Read Only Memory)

ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca, tidak dapat diubah, dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap. ROM mulai berfungsi saat komputer diaktifkan. Penyimpanan ke dalam ROM dilakukan oleh pabrik pembuat komputer, sehingga sifatnya permanen atau tetap ada meskipun aliran listrik terputus.

RAM (Random Acces Memory)

Ram adalah memori yang dapat dibaca dan ditulis. Data yang dibaca akan ditulis pada disk serta yang dimasukan melalui keyboard akan disimpan di dalam RAM. Sifat data yang ada dalam RAM adalah dapat dimasukan oleh pemakai dan tidak permanen atau tetap, artinya data yang dimasukan dapat diubah dan bila listrik mati atau terputus sebelum disimpan, maka data tersebut bisa hilang.

Satuan ukuran yang menggambarkan besarnya memori komputer adalah Byte. 1 Byte = 1 karakter (satu angka atau satu huruf), untuk lebih jelasnya berikut merupakan susunan satuan memori :

Baca Juga :  Penerapan TIK dalam Berbagai Bidang Kehidupan

1 Byte = 8 bit

1 kilobyte (KB) = 1024 Byte

1 megabyte (MB) = 1024 KB

1 Gigabyte (GB) = 1024 MB