4 Tips Ciptakan Keamanan Data Pribadi

Berita Warganet – 4 tips ciptakan keamanan data pribadi. Kadang kita tidak menyadari kecerobohan kita dalam menjaga data pribadi, terutama pada era sekarang, dimana kita lebih sering melalukan transaksi informasi secara digital. Hal ini berarti semakin banyak celah bagi pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melanggar privasi data untuk kepentingan pribadi. Olehkarena itu, kesadaran terkait privasi data semakin penting Lalu sebenarnya bagaimana menjaga agar data pribadi Sahabat aman dari ancaman
peretas?

1. Jangan menyebarluaskan data pribadi

Mungkin Sahabat tidak menyadari, saat Sahabat terlalu terbuka dengan data pribadi, hal ini dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebaiknya Sahabat hindari menginformasikan data ke pada pihak
yang Sahabat tidak kenal, misalnya melalui percakapan digital. Jangan bagikan foto seperti KTP, Kartu Pegawai, Kartu Keluarga, Kartu Kredit atau transaksi keuangan lainnya kepada orang yang tidak dikenal melalui aplikasi
komunikasi digital atau ke sosial media.

Baca Juga :  Jenis-Jenis Layanan Internet

2. Gunakan kombinasi password yang rumit, ganti secara berkala, dan jangan gunakan 1 password yang sama di semua akun yang Sahabat miliki

Apakah Sahabat seringkali memilih kombinasi password yang sederhana demi kemudahan mengingatnya? Apakah Sahabat juga menggunakan password tersebut untuk semua akun yang Sahabat miliki? Hati-hati menjadi
incaran para peretas. Menurut Sebuah survey dari United Kingdom National Cyber Security Centre (NCSC)6,

berikut merupakan password yang paling banyak digunakan:

1. 123456
2. 123456789
3. Qwerty
4. Password
5. 111111
6. 12345678
7. Abc123
8. 1234567
9. Password1
10. 12345

Baca Juga :  Cara Memasang VPN di Windows, Mac, iOS, dan Android

Password “123456” dipakai setidaknya 23,3 juta akun, diikuti dengan “123456789″ pada 7,7 juta akun, “qwerty” dan “password” dengan lebih dari 3 juta akun. Setidaknya kini banyak aplikasi terpercaya yang merekomendasikan “strong password”. Sebaiknya selalu ikuti rekomendasi kombinasi tersebut dan biasakan untuk tidak menggunakan password yang sama untuk aplikasi lainnya, untuk mencegah dibobolnya semua akun apabila 1 password
berhasil ditebak.

3. Kenali laman yang aman dan terpercaya

Biasakan untuk lebih kritis terkait kredibilitas suatu laman, terutama saat Sahabat memerlukan untuk melalukan pengisian data pribadi dan bertransaksi. Apabila Sahabat ingin berbelanja daring, akseslah situs berbelanja yang terpercaya dan terjamin akan reputasinya. Untuk aplikasi finansial (fintech), Sahabat juga perlu memastikan apakah aplikasi tersebut sudah mendapatkan izin dari pihak berwenang, seperti Bank Indonesia (BI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pastikan laman tersebut menggunakan HTTPS, karena ini artinya situs tersebut dilengkapi SSL Certificate, sehingga data yang ada dienskripsi terlebih dahulu sebelum dikirimkan ke server. Tanpa SSL Certificate, data dapat dengan mudah diambil orang peretas.

Baca Juga :  Tutorial Download Video Pada Aplikasi YouTube Mengunakan Savefrom.net

Perhatikan kebijakan privasi yang ada di laman, karena laman yang terpercaya biasanya menghormati privasi
konsumennya dan tunduk dengan aturan yang berlaku

4. Hati-hati menggunakan wifi gratis

Kebutuhan untuk terkoneksi dengan internet semakin meningkat, tidak jarang kita tergiur dengan koneksi gratis seperti wifi di ruang publik. Namun, Sahabat jangan mudah terjebak apabila menemukan akses wifi tanpa
password dan gratis, terutama apabila Sahabat tidak mengetahui pihak mana yang menyediakan. Untuk melindungi data pribadi Sahabat saat menggunakan wifi publik, pastikan saat Sahabat mengirimkan data atau informasi pribadi ke laman yang memiliki enskripsi penuh. Selain itu, sebisa mungkin untuk menghindari akses ke aplikasi yang berhubungan dengan finansial, seperti e-banking.